Metode Pour Over Coffee telah dijadikan patokan dalam menyajikan specialty coffee di beberapa tahun terakhir. Selain itu, banyak sekali diskusi mengenai teknik terbaik serta peralatan yang digunakan. Metode filter ini kini tak hanya dipakai di dalam kompetisi maupun di kedai-kedai kopi saja, melainkan dapat digunakan oleh semua kalangan untuk membuat secangkir kopi yang nikmat.

Metode Pour Over Coffee sendiri adalah metode dimana kita menuangkan air panas pada bubuk kopi yang ditaruh dalam saringan/filter. Kopi yang telah tersaring kemudian akan masuk ke dalam carafe maupun cangkir dengan hasil seduhan yang jernih. Metode ini juga disebut sebagai hand brewing atau manual brewing. Teknik ini umumnya digunakan oleh masyarakat Eropa sejak tahun 1900an dan bahkan lebih lama di tempat lain namun di-rediscovered oleh gerakan specialty coffee belakangan ini. Bagi para pemula yang ingin mencoba teknik seduh ini, yuk kita simak apa saja yang kalian butuhkan!

Di samping kopi, alat-alat populer yang biasa digunakan untuk manual brewing ini adalah; V60, Kalita Wave, Melitta serta Chemex. Keuntungan dalam menggunakan tools tersebut tentu saja karena mudah diperoleh, mudah digunakan serta memiliki filter yang dibuat secara spesifik (masing-masing alat memiliki filter yang berbeda-beda).

Yang harus kita sediakan saat menggunakan metode ini adalah filter. Sebaiknya, kita pilih yang bersih, jernih dan konsisten. Hal ini dikarenakan, air yang dituang pada kopi akan membantu mengekstrak minyak serta aromanya. Maka, filter yang telah dipakai dan menyaring banyak minyak harus segera dibersihkan atau dibuang (untuk kertas filter sekali pakai). Untuk penggunaan kertas filter, jangan lupa untuk menyeduhnya dengan air panas terlebih dahulu sebelum digunakan untuk melunturkan zat-zat kimia (residu) serta membunuh bakteri.

Berikutnya adalah timbangan/scale dan timer. Mungkin beberapa orang akan menganggap bahwa kedua alat ini tidak terlalu penting. Namun jika kita ingin dapat terus membuat kopi yang enak secara konsisten, maka memiliki alat pengukur digital akan cukup membantu dalam menghitung takaran kopi, air, serta waktu yang dibutuhkan agar tidak berubah-ubah.

Selanjutnya ada teko/kettle. Kettle yang digunakan untuk metode ini sebaiknya yang memiliki spesifikasi khusus yakni dengan moncong sempit dan panjang atau yang biasa disebut dengan gooseneck kettle atau teko leher angsa. Kettle ini akan mengeluarkan air secara halus dan konstan sehingga mudah dikontrol ketepatan dan kecepatan seduhnya. Selain itu, pilih teko yang juga didesain untuk menjaga suhu air tetap stabil agar dapat membantu kita memperoleh hasil ekstraksi yang konsisten.

Masih ada beberapa tahapan lain dalam penggunaan metode Pour Over Coffee yang akan segera kita bahas. Jadi, tunggu update info kami selanjutnya, ya! 

Siap mencoba metode seduh kopi V60 di rumah? Temukan coffee tools yang kamu inginkan hanya di Strada Coffee dan nikmati kemudahan berbelanja bersama kami!