Seperti yang telah kita ketahui, jauh sebelum kita dapat menikmati aroma serta cita rasa dari sebuah kopi, salah satu hasil SDA tanah air tersebut telah melalui berbagai proses panjang. Biji-biji kopi telah berhasil bertahan dari seleksi alam hingga akhirnya muncul sebagai minuman yang disukai banyak orang.

Namun tidak banyak orang yang tahu maupun bisa membedakan rasa serta karakteristik dari masing-masing jenis kopi. Sebagian orang hanya mampu merasakan pahitnya tanpa mengetahui bahwa rasa kopi sebenarnya sangatlah kompleks. Ada cara untuk melatih indra perasa kita agar lebih peka yang tentunya salah satunya adalah lebih sering minum kopi dengan porsi yang sesuai.

Cara mudah untuk menguji rasa kopi adalah dengan menggunakan The Coffee Tasters Flavor Wheel yang diterbitkan oleh SCAA. Kemudian, latih sensory skill dengan mencicipi beberapa varian kopi (coffee cupping) agar dapat merasakan perbedaannya dengan jelas dengan menyesapnya. Untuk mempermudah dalam membaca Flavor Wheel mulailah dari bagian tengah kemudian coba evaluasi ke klasifikasi yang lebih spesifik. Dalam sensory experience, kita akan mempelajari beberapa elemen yang terdapat dalam kopi yaitu Aroma (masing-masing kopi memiliki aroma yang berbeda-beda), Body (tingkat kekentalan yang berbeda-beda), Sweetness/Acidity (mengenal jenis asam yang dihasilkan) dan juga Balance Flavor (keseimbangan rasa).

Dengan melatih sensory skill, kita akan dapat menemukan kejutan-kejutan rasa di tiap-tiap kopi yang kita coba. Kita akan menemukan aroma floral bahkan rasa asam jeruk dalam kopi dan masih banyak lagi yang lainnya. Maka, selamat berlatih!