Apa jadinya jika di suatu coffee shop tidak ada baristanya? Atau bayangkan saja jika kafe tersebut juga tidak memiliki mesin espresso? Kira-kira akan bagaimana ya?

Mesin tentu telah menjadi bagian terpenting dari sebuah coffee shop selama bertahun-tahun dan seorang barista pun menjadi pemeran utama nya. Seiring berjalannya waktu, mesin-mesin pun kian berkembang dan canggih di mana ekspektasi para customer juga turut meningkat. Lalu, bagaimana barista dan mesin-mesin kopi ini mengambil peran secara bersamaan dalam dunia perkopian? Ataukah justru akan saling menggantikan?

Barista merupakan orang penting dalam sebuah coffee shop yang memiliki kemampuan jauh di atas mesin-mesin kopi. Mereka mengerti tentang ekstraksi kopi juga membuat resep-resepnya, mampu menggunakan segala peralatan, membersihkan mesin-mesin dan memecahkan masalah. Mereka bahkan juga siap membuatkan latte art yang disukai pelanggan. Tak hanya itu, seorang barista juga yang dapat mengerti dan memenuhi keinginan pelanggan serta memuaskan mereka.

Mesin-mesin kopi juga segala peralatannya pastinya akan membuat pekerjaan seorang barista menjadi lebih mudah. Mesin-mesin yang semakin canggih akan membantu meningkatkan efisiensi, konsistensi, mengurangi kesalahan, serta membuat lingkungan pekerjaan terasa lebih sehat. Alat-alat seperti timbangan, tamping tools, dan mesin espresso dapat difungsikan dengan baik apabila baristanya pun memiliki kemampuan yang maksimal.

Baik barista maupun mesin-mesin kopi jelas tidak dapat dibandingkan dan justru harus berjalan berdampingan. Masing-masing memiliki andil dan berperan sangat penting dalam sebuah coffee shop. Mesin-mesin tersebut tidak akan bisa memenuhi permintaan pelanggan seperti yang dilakukan seorang barista. Di sisi lain, barista juga membutuhkan mesin-mesin agar dapat melakukan pekerjaannya dengan optimal. Maka, jika ada pertanyaan mana yang lebih unggul diantara mereka? Jawabannya adalah keduanya.